SENI SUNDA TRADISIONAL GONDANG

0 komentar


Ternyata di jaman sekarang ini masih ada para pemerhati dan tokoh-tokoh masyarakat yang peduli terhadap kesenian  sunda buhun, salah satunya adalah Kang Deden Bodas Peka.Tokoh masyarakat ini menggali kembali dan menularkan kesenian sunda buhun ini ke para pemuda di Kampung Seni BODAS PEKA, Kp Anggaraja, Cipageran - Cimahi Utara - Kota Cimahi pada tanggal 5 Juni 2013 Jam 20:30-22:30 Wib.


Kesenian Gondang Merupakan kesenian tradisional (Seni Buhun). 
Awalnya Gondang biasa dilakukan sehabis panen, karena hasil padi yang melimpah. Juga merupakan luapan kegembiraan serta rasa syukur kepada Allah SWT. 

Bukan hanya para penduduk yang panen saja yang bergembira , tetapi juga merupakan suatu kesempatan bagi kaum muda untuk mendapatkan pasangan. Adapun alat-alat kesenian Gondang diantaranya adalah Lisung, Halu, Kecapi, Kendang, Goong, Kohkol dan Angklung Buncis. “Awalnya merupakan suatu penghormatan terhadap Dewi Sri yang dalam mitologi Sunda dipercaya sebagai Dewi Padi.

Yang melakukan gondang yaitu wanita yang dianggap suci atau sudah tidak menstruasi (menopause). Itu dulu waktu di Jaman Prabu Siliwangi." Mungkin cerita yang diceritakan dalam pagelaran kesenian gondang ini hampir sama, atau mungkin memang itu lah cerita ketika ber-gondang ria.
Ceritanya, Ada sekelompok putri remaja sedang ber-gondang ria, tiba tiba datang lah sekelompok remaja putra merayu para remaja putri. 

Para remaja putri ini menolak dengan tegas rayuan si remaja putra. Dirayu sampai beberapa kali rayuan, embel - embel dan janji, di tolak terus. Setelah beberapa kali rayuan, akhirnya luluh juga. Tapi walaupun begitu, para remaja putri ini akan menerima para remaja putra dengan syarat-syarat tertentu. Jadi, ada syarat dan ketentuan berlaku. 

Esensi dari kesenian ini : "Setiap tujuan yang ingin dicapai harus diimbangi dengan niat dan usaha yang baik, Insya Alloh akan diberi keberkahan oleh Alloh " Ujar Kang Deden "
Senyum hangat Kang Deden yang mengenakan rompi
Urang Sunda, Urang Nu Miara...!!!
Ulah Nepi Jati Kasilih Ku Junti... 

Semoga kesenian sunda ini dapat terpelihara sebagai warisan budaya sunda buhun.
Share this article :
Comments
0 Comments

Poskan Komentar

 
Support : Modfy Website | Adi Hermansyah | Abah Aong
Copyright © 2013. Seputar Cimahi - All Rights Reserved