Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia Gelar Pameran Perdana di Bandung

1komentar



Seni melukis Cat Air jangan  di anggap sebelah mata terbukti tepatnya dari tanggal 15 hingga 29 Juni 2013 bulan kemarin , bertempat di Galeri Sarasvati, Jalan Sudirman, Bandung, KOLCAI( Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia ) menyelenggarakan pameran perdananya. Dengan mengusung tema “The Heritage”,  KOLCAI ( Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia )berusaha menyumbangkan catatan budaya tentang keindahan indonesia.

KOLCAI
Cat air merupakan media lukis yang paling mudah ditemukan, bahkan menjadi pilihan bagi proses pembelajaran melukis di Sekolah Dasar. Meski demikian, melukis dengan cat air memiliki keunikan dan tingkat kesulitan tersendiri sehingga tidak mudah dikuasai.

memeperlihatkan hasil lukisannya
Menurut Mas Alfi Ardiyanto seorang Pelukis yang tergabung di KOLCAI( Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia ), kesulitan menguasai seni lukis cat air dimungkinkan terjadi karena pewarna yang bersifat transparan serta penggunaan air yang selalu mengalir seenaknya. “Cat air memiliki karakter yang unik, bersifat individualistik, spontan, ekspresif dan tak bisa diulangi atau di tutup atau di samarkan dengan pembauran Cat,” ujarnya.

Banyak media lukis yang lain, supaya orang bisa mendapatkan hasil akhir yang sama , seseorang bisa menjadi menempuh jalan berbeda. Namun, dalam media lukis cat air, yang terjadi justru jalan yang sama bisa memberikan hasil yang berbeda.

Anda selalu dapat mengenali setiap pelukis cat air dari karyanya melalui pilihan warna, urutan layering (pelapisan warna), encer kentalnya pigmen hingga cara menyapukan kuas sangat mudah dibaca. Hal Itulah yang menyebabkan cat air sangat sulit di reproduksi, bahkan oleh pelukis aslinya sendiri.

Bahwa saat ini cat air masih menjadi ‘media kelas dua’ di Indonesia. Penyebabnya, adanya anggapan bahwa kertas media utama cat air ringkih dan tidak tahan  lama. “Ini adalah anggapan yang salah. Kertas khusus cat air umumnya terbuat dari bahan non-asam (acidic free) yang tidak akan menguning seperti kertas biasa. Bahkan selama ratusan tahun, Untuk kertasnya masih di impor dari luar negeri yang cukup mahal harganya.

Untuk diketahui, saat ini sudah terbentuk sebuah komunitas yang menghimpun pencinta atau pelukis cat air. Namanya Komunitas Lukis Cat Air Indonesia (KOLCAI). Yang menarik, komunitas ini dibangun dan digalang melalui jejaring sosial, yakni Facebook. KOLCAI ( Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia ) resmi berdiri tanggal 8 Juli 2012.

Handogo Sukarno, adalah seorang Pelukisnya Beliau adalah Ketua Dewan Pembina dan sekaligus pendiri KOLCAI ( Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia ),  menyampaikan bahwa komunitas ini lahir dari sebuah misi yang sederhana: inilah komunitas untuk para pelukis dan pecinta lukisan saat cair.

Saat ini KOLCAI ( Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia ) telah menghimpun 1800 anggota dari seluruh Indonesia. Selain menyampaikan tutorial seluk beluk lukisan cat air, KOLCAI ( Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia )juga menghadirkan informasi dan referensi karya-karya para master dari berbagai masa dan belahan dunia.

Bagi KOLCAI( Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia ), pameran ini adalah salah satu bentuk proklamasi kehadiran di tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian, mereka tidak hanya menyebar dan berkreasi di dunia maya, tetapi muncul langsung di tengah-tengah masyarakat. KOLCAI( Komunitas Lukisan Cat Air Indonesia ) bisa dikunjungi di sini www.facebook.com/groups/CATAIRINDONESIA

Sumber Artikel   : www.berdikarionline.com
Sumber Gambar : KOLCAI

Share this article :
Comments
1 Comments

+ komentar + 1 komentar

Anonim
19 Desember 2013 18.19

thanks ya infonya !!!

www.bisnistiket.co.id

Posting Komentar

 
Support : Modfy Website | Adi Hermansyah | Abah Aong
Copyright © 2013. Seputar Cimahi - All Rights Reserved